Mahasiswa IAT Raih Penghargaan dalam Lomba Cipta Puisi dan Cerpen Nasional 2025
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa IAT tidak hanya unggul dalam kajian keislaman dan tafsir, tetapi juga memiliki kemampuan literasi yang mumpuni di tingkat nasional. Lomba ini diikuti oleh banyak peserta dari berbagai daerah di Indonesia, menjadikannya ajang yang kompetitif dan bergengsi.
Sebagai bagian dari karyanya yang berhasil menarik perhatian dewan juri, berikut puisi yang mengantarkan Maftuhah meraih penghargaan:
Rasa yang Usang
Karya: Maftuhah Salmah Salsabila
Dalam ruang ingatanku yang abadi,
sudah kuhempas lara yang dulu menyayat hati.
Tak ada lagi renjana yang kusebut dalam lintani,
kembali kupeluk diri dan kubiarkan kau pergi.
Biarlah waktu yang menyapu pilu,
biarlah setiap kenangan menjadi debu,
biarlah lembaran tentangmu menjadi kelabu,
karena aku tak lagi menyimpanmu dalam kalbu.
Kau pergi tanpa suara,
meninggalkan jejak yang sulit terbaca.
Adakah kau berpikir tentang aku yang terluka?
Sementara kau di sana mengukir bahagia.
Hujan pun turun dalam hening senja,
membasuh jejak kita yang pernah ada,
menghapusmu dari setiap bait aksara,
menemaniku dalam perayaan mati rasa.
Aku tak lagi berharap kau datang,
sebab rinduku padamu telah usang,
dalam lintaniku tak ada lagi namamu bertandang,
karena kau bukan lagi tempatku pulang.
Cirebon, 02 Maret 2025
HMJ Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir mengucapkan selamat atas pencapaian ini. Penghargaan yang diraih diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, mengembangkan potensi, dan berkontribusi dalam dunia literasi.
Editor: Putri Nattalia Nurazizah